Cara Membuat Hotspot Dengan Modem Dan TP-LINK

Cara membuat hotspot dengan ?Gimana sih caranya? ikuti langkah-langkah berikut yaa

Cara membuat hotspot dengan modem

1. Modem terkoneksi ke Internet
Hal pertama yang harus kamu miliki adalah sebuah modem. Kamu tidak diharuskan untuk menggunakan modem merek tertentu, Selain itu modem  juga harus memiliki koneksi internet. Maksudnya kamu harus memiliki modem namun modem tersebut bisa digunakan untuk mengakses internet. Jadi modem yang digunakan sebaiknya di paketkan internet dulu supaya biaya koneksi internetnya lebih murah.

2. Komputer/laptop/notebook yang memiliki wifi
Jaman sekarang hampir semua laptop/notebook telah menyediakan fitur wifi didalamnya.Untuk yang satu ini saya yakin bahwa laptop yang anda gunakan sudah ada wifinya, kecuali anda menggunakan laptop versi jadul. 
3. Laptop/notebook/komputer dengan OS (operating system) windows 7
Meskipun hal ini tidak wajib namun tutorial kali ini saya sajikan untuk anda pengguna windows 7. Jadi jika kamu menggunakan OS lain, misalnya saja windows XP atau windows 8 kamu masih tetap bisa mengikuti tutorial ini namun saya tidak menjamin akan berhasil. Meskipun demikian kamu bisa mencobanya dengan OS lain selain OS windows 7 dengan harapan akan berhasil pula.

4. Wifi/wireless harus berada dalam posisi on
Untuk bisa menjadikan laptop anda sebagai hotspot anda harus mengaktifkan wireless dalam laptop anda. 

Setelah semua yang diperlukan telah disediakan kini tiba saatnya untuk membahas bagaimana cara menjadikan laptop menjadi hotspot.Ikuti langkah-langkahnya dibawah ini:

1. Penting: silakan koneksikan modem anda ke internet terlebih dahulu, setelah itu silakan klik start => control panel, tampilan dari control panel pada windos 7 adalah seperti gambar dibawah ini (silakan klik gambarnya untuk memperbesar dan memperjelas):


2. Perhatikan pada kolom pencarian yang terletak disamping pojok kanan atas, di sanalah kamu harus menuliskan ADHOC, sehingga nanti jadinya akan seperti gambar dibawah ini (sekali lagi klik gambarnya untuk memperjelas):



3. Kemudian kamu harus klik bagian set up an ad hoc (computer-to-computer) network, silakan lihatlah sesuai pada bagian yang saya beri kotak berwarna merah dibawah ini: setelah bagian yang berwarna merah diklik maka akan muncul pop up yang di dalamnya terdapat beberapa settingan mengenai wireles dan ad hoc. penjelasan lengkapnya ada di bawah berikut ini:
center;">
4. Kemudian akan ada pop up yang berisi mengenai setingan wireles dan ad hoc, untuk mempermudah langsung saja klik next seperti pada gambar dibawah ini:















5. Kemudian akan ada permintaan untuk memberi nama dan tipe proteksi dari hotspot yang ingin di buat. Isi saja nama dengan kesukaan kamu, misalnya saja sebagai contoh saya mengisi namanya denganharapbagi.blogspot.com kemudian pada bagian proteksi saya memilih no authentication (open) (artinya tidak diberi password) seperti dibawah ini kemudian klik next.


6. Kemudian pada langkah terakhir adalah mengaktifkan hotspot yang anda buat, caranya adalah klik turn on Internet connection sharing setelah itu silakan klik close. Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan yang saya beri kotak merah dibawah ini:


7. Jika sampai disini anda menemui kegagalan, misalnya mucul tulisanwindows could not set up harapbagi.blogspot.com berarti anda belum mengaktifkan wifi, untuk cara menghidupkan wifi bisa anda baca di akhir artikel ini. Jika anda berhasil sampai disini anda sudah bisa membagikan koneksi internet anda melalui jaringan wifi atau dengan kata lain anda telah berhasil menjadikan laptop menjadi wifi/hotspot. Cara untuk mengetahui apakah wifi benar-benar sudah bisa digunakan atau belum melalui klik icon wifi dan disana akan ada nama jaringan baru yang anda buat, kalau punya saya namanya adalah harapbagi.blogspot.com seperti dibawah ini (pertama klik iconnya kemudian lihat jaringan yang baru saja anda buat):



Bagaimana cara menggunakannya wifi ini?
Nah sekarang setelah selesai membuat wifi dengan menggunakan laptop dan modem tibalah pertanyaan bagaimana cara menggunakannya? Cara menggunakannya mudah, yang perlu anda lakukan adalah menyiapkan laptop/notebook lain yang jaraknya tidak lebih dari 30 feet (30 kaki) dari laptop yang anda jadikan sebagai wifi. laptop yang berada di jarak tersebut akan mendeteksi adanya wifi dan dapat menggunakannya untuk berinternetan.

Bila cara ini gagal?
Meskipun kemungkinana gagal hanya sedikit namun bisa juga gagal, beberapa hal yang membuat cara ini gagal diantaranya adalah:
  • Anda tidak menggunakan OS windows (terutama windows 7)
  • Modem anda tidak memiliki paket internet (atau tidak terkoneksi dengan internet)
  • Anda belum mengaktifkan wifi
  • Laptop anda tidak mendukung perangkat wifi
Cara Menghidupkan Wreless/wifi
Khusus bagi yang wifinya masih dalam keadaan off, anda harus mengaktifkannya terlebih dahulu karena bila tidak diaktifkan maka nanti akan muncul pesan seperti ini:
Nah itu merupakan pertanda bahwa wifi anda belum di aktifkan, untuk cara mengaktifkan wifi bisa menggunakan tombol fn+gambar jaringan (gambar sinyal) atau melalui start => control panel =>windoes mobility center, atau dengan cara yang lebih mudah yakni dengan klik start => control panel => kemudian pada kolom pencarian ketikkan windows mobility center. Lihatlah gambar dibawah ini:


Silakan ubah posisi wireless dari off menjadi on, dan anda telah selesai menghidupkan wifi. Sekarang mulailah dengan menjadikan laptop anda menjadi wifi dengan mengikuti tutorial diatas.




Cara membuat hotspot dengan TP-LINK

Kata hotspot tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Hotspot merupakan interface atau cara dimana dapat terhubung antar PC tanpa menggunakan kabel. Penghubung antar client ini dapat menggunakan SSID atau nama dar jaringan yang telah dibuat.
  1. Pasang AP TP-LINK dengan benar.
  2. Hubungkan dengan PC atau laptop menggunakan kabel cross.
SETTING IP
  1. Pastikan IP computer sudah dalam keadaan dhcp, karena secara otomatis komputer akan mensetting default.
  1. Setelah IP dipastikan telah dikonfigurasi menggunakan IP DHCP, lihat IP yang telah kita dapat dari default otomatis agar kita dapat login dan mensetting ulang AP yang akan kita gunakan untuk hotspot. Untuk melihat IP default AP dengan cara klik kanan pada icon dibawah ini - status - support
  1. Lihat IP gateway kita, yang akan kita gunakan untuk login nantinya. Buka pada internet untuk brows dan tuliskan IP default gateway yang telah kita lihat pada gateway IP DHCP yang telah kita lihat sebelumnya.
  1. Jika saat dienter pada IP gateway muncul tampilan untuk log in, berati IP DHCP berjalan baik. Kemudian isikan UserName dan Password defaultnya yang telah ada pada buku panduan TP-LINK, isikan “admin” sebagai defaultnya.
  1. Jika log in berhasil, maka akan muncul jendela awal TP-LINK seperti berikut.
  1. Untuk mulai konfigurasi IP, Masuk ke menu Network  LAN kemudian isikan IP LAN yang telah ditentukan. Isikan pula Netmask nya sesuai kelas yang digunakan - save
  1. Setelah IP disetting dan di save, akan muncul jendela yang meyakinkan bahwa IP akan disave dan diubah, pilih “OK” untuk menyetujui.
  1. Setelah konfigurasi IP tersebut tersimpan, secara otomatis AP akan melakukan reboot atau restart. Tunggu hingga AP melakukan koneksi kembali.
  1. Setelah AP terkoneksi kembali, AP akan melakukan log in kembali dengan IP yang telah diubah konfigurasinya. Kemudian seperti pada awalnya, jika konfigurasi IP tersebut berhasil AP akan log in dengan baik dan melakukan log in dengan defaultnya.
  1. Setelah selesai melakukan konfigurasi IP, melanjutkan dengan konfigurasi WAN, yaitu dengan masuk menu Network - WAN, akan muncul pada jendela WAN, kemudian edit konfigurasinya sesuai konsep kita, karena kita menyepakati menggunakan IP static, maka pilih pilihan “Static IP” pada WAN Connection type untuk pengaturan IP secara statis. Isikan IP Address, Subnet Mask, Default Gateway dan DNS TP-LINK yang digunakan - save

Setting Wireless

Untuk setting wireless, kita hanya butuh penentuan apa yang akan digunakan sebagai nama wirelessnya saja. Berikut konfigurasinya:
  1. Setelah IP TP-LINK atau WAN dikonfigurasi, AP akan melakukan simpan kemudian masuk pada menu Wireless Wireless Setting, Atur SSIDnya, isikan SSID seperti yang diinginkan seperti “Kelompok-CITRIX2. Kemudian isikan Region atau daerah kita seperti “Indonesia”. Abaikkan perintah yang lainnya, kemudian Save
  1. Jika berhasil melakukan konfigurasi, AP kembali melakukan restart. Tunggu hingga AP melakukan koneksi kembali.
  1. Konfigurasi Wireless selesai
DHCP IP

DHCP adalah bentuk IP yang disetting otomatis oleh komputer, beda dengan static. Kalau static yaitu penentuan IP secara manual oleh server, sehingga Client memiliki 1 IP yang telah ditentukan dan disetting secara manual tanpa berebut IP seperti DHCP. Berikut konfigurasinya:
  1. Masuk ke Menu DHCP - DHCP setting. Jika kita akan mengaktifkan DHCP, pilih “Enable” pada DHCP Server, kemudian isikan Start IP Address untuk konfigurasi IP mulai berapa yang akan disetting pada client nantinya. Isikan pula End IP Address untuk konfigurasi IP sampai dengan berapa IP yang diizinkan masuk pada hotspot kita. Berhubung hanya 2 laptop yang akan kita gunakan untuk Client, maka IP yang kita setting juga hanya untuk 2 client saja yaitu IP 192.168.254.2-192.168.254.3. Kemudian isikan pula Default Gateway dan DNSnya - save
Setelah disave akan muncul peringatan berwarna merah dibawah yang artinya AP harus di reboot.
  1. Lakukan reboot device dengan masuk pada menu “System Tools” - “Reboot”

MAC FILTER

Mac Filter adalah menu dari salah satu AP TP-LINK yang digunakan untuk mengizinkan siapa saja yang boleh atau tidak boleh mengakses pada hotspot yang kita buat. Berikut langkah – langkahnya:
  1. Masuk pada menu Wireless MAC Filtering, akan masuk pada jendela default “Wireless MAC Address Filtering” pilih “Add New” untuk menambahkan MAC Address yang akan difilter
  1. Masuk pada jendela “Add or Modify Wireless Address Filtering entry”. Masukkan MAC Address laptop atau PC yang akan difilter misalnya 00-90-F5-90-3C-B0, kemudian pada kolom Description isikan deskripsi dari MAC Address (tidak diisi tidak mempengaruhi), misalnya laptop1. Pada kolom Privilege terdapat 2 pilihan:
  • Allow untuk agar MAC Address yang diisikan tersebut boleh atau diizinkan untuk mengakses hotspot tersebut.
  • Deny untuk agar MAC Address yang diisikan tersebut tidak boleh atau tidak diizinkan untuk mengakses hotspot tersebut.
Untuk ini, kami menentukan MAC address laptop1 agar diizinkan untuk mengakses hotspot yang kami buat. Maka dari itu kami memilih “allow”.
Untuk kolom status juga memiliki 2 pilihan yaitu “Enable” untuk mengaktifkan perintah diatasnya dan “Disable” untuk menonaktifkan perintah diatasnya juga. Karena kami akan mengaktifkan perintah filter diatas, maka kami pilih “Enable” kemudian save
  1. Jika penambahan MAC Address tersebut berhasil, maka pada daftar MAC Address akan secara otomatis ditambahkan. Pilih “Add” lagi untuk menambahkan MAC Filtering.
  1. Untuk tahap selanjutnya, tambahkan lagi client untuk mencoba memfilter sebagai “deny” yaitu MAC Address yang tidak diizinkan untuk mengakses hotspot kita. Pilih pula “enable” untuk mengaktifkan perintah penambahan filter MAC Address save
  1. Jika semua telah masuk dalam daftar dengan benar, maka semua MAC Address yang telah kita tambahkan akan muncul pada daftar MAC Address. Jangan lupa mengaktifkan MAC Filtering dengan mengklik “enable”
  1. Dengan demikian, setting MAC Address untuk client selesai. Untuk uji coba..Jika client yang MAC Addressnya telah diatur “deny...” maka client tersebut tidak akan bisa koneksi pada hotspot kita
Security

Security adalah pengamanan pada server agar data dan konfigurasi default pada server AP TP-LINK tidak dapat diotak-atik oleh user lain, sehingga diberikan username dan password yang berbeda. Berikut langkah – langkahnya:
  1. Masuk pada menu System Tools - Password.
  • Isikan old name sebagai username default awalnya = admin
  • Isikan old password dengan old password default awalnya = admin
  • Isikan new username dengan username baru yang akan digunakan untuk login = citrix
  • Isikan new password dengan password baru yang akan digunakan untuk login = tkj
  • Isikan Confirm new password dengan password baru yang telah diisikan =tkj
  • save
  1. Jika konfigurasi security telah disimpan dan dikonfigurasi dengan benar, maka secara otomatis akan muncul login baru untuk masuk pada AP TP-LINK. Isikan username dan password yang telah di konfigurasi pada security sebelumnya. Isikan “citrix” pada username dan “tkj” pada password - OK
SETTING WEP

WEP merupakan sebuah security yang digunakan pada hotspot untuk keamanan hotspot yang digunakan. Jadi untuk dapat koneksi pada hotspot kita, client harus memberikan password yang telah kita atur terlebih dahulu dalam format “WEP”.
  1. Masuk pada menu Wireless - Wireless Setting, kemudian contreng pada “Enable Wireless Security”.
  2. Isikan Security type dengan “WEP”
  3. Biarkan Security option tetap defaultnya.
  4. Pilih “ASCII” pada WEB Key Format,
  5. Pilih Key typenya. Ada dua level dari enkripsi WEP, 64-bit dan 128-bit. Semakin tinggi bit enkripsi, semakin aman jaringannya, namun kecepatan menjadi menurun.Kita pilih “64-bit”. Kemudian isikan “WEP Key” yang menjadikan password yang akan digunakan untuk security pada hotspot.
  6. save
  1. AP akan melakukan restart. Tunggu hingga AP akan melakukan koneksi kembali





Komentar

Postingan Populer